Senin, 11 Januari 2021

Download Aplikasi Dapodik Versi 2021.c


Apa kabar rekan-rekan operator sekolah? kembali berjumpa, pada kesempatan kali ini indahnya berbagi akan membagikan informasi tentang pemutakhiran aplikasi data pokok pendidikan (Dapodik) terbaru yaitu Aplikasi Dapodik Versi 2021.c 

Aplikasi Dapodik versi 2021.c yang akan digunakan untuk pengumpulan data semester 2 tahun ajaran 2020/2021. Adapun perubahan dan pembaruan terkait aplikasi dapodik versi 2021.c sebagai berikut :
  • [Pembaruan] Penambahan isian variabel apakah pernah PAUD Formal dan apakah pernah PAUD Non Formal pada registrasi peserta didik.
  • [Pembaruan] Penambahan isian variabel hobby dan cita-cita pada registrasi peserta didik.
  • [Pembaruan] Penambahan validasi variabel yang wajib diisi (mandatory) pada formulir peserta didik untuk kebutuhan Assesmen Nasional (berlaku selain jenjang PKBM dan SKB).
  • [Pembaruan] Penambahan tabulasi Kamar Mandi/WC pada menu Sarpras-Ruang.
  • [Perbaikan] Penutupan tambah peserta didik baru untuk jenjang PKBM dan SKB.
  • [Perbaikan] Perubahan prosedur pemetaan anggota rombel untuk jenjang PKBM dan SKB (mengikuti jenjang formal).
  • [Perbaikan] Perubahan filter pemilihan Ruang pada rombongan belajar Daring untuk jenjang PKBM dan SKB.
  • [Perbaikan] Penutupan tambah GTK baru bagi SILN, sekolah dibawah naungan KEMENAG dan wilayah daerah khusus.
  • [Perbaikan] Pelepasan validasi lokal terkait pengecekan inputan NIK untuk peserta didik.
  • [Perbaikan] Perbaikan pada isian tingkat pendidikan bagi sekolah Pratama Widya Pasraman (sekolah dibawah naungan KEMENAG).
  • [Perbaikan] Bugs fixing pada saat proses lanjutkan semester untuk kelas 13 pada jenjang SMK.

Catatan bahwa aplikasi dapodik versi 2021.c berupa installer, diharapkan kepada setiap satuan pendidikan untuk uninstall terlebih dahulu versi sebelumnya. 

Ayo bersama sukseskan pendataan semester genap Tahun Pelajaran 2020/2021 dengan Aplikasi Dapodik 2021.c

Demikian informasi yang kami bagikan, semoga bermanfaat.


Salam Satu Data.


Klik disini untuk download Aplikasi Dapdaodik versi 2021.c

Rabu, 06 Januari 2021

Ayo ! Ikuti Program Guru Belajar Seri Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)


Program pembelajaran yang dirancang untuk membantu para Guru/Kepala Sekolah/Pengawas SD, SMP, SMA/SMK, Guru/Kepala Sekolah SDLB, SMPLB, SMALB, dan PKBM sederajat dalam memahami tujuan, konsep dan bentuk pelaksanaan Asesmen Nasional, serta dapat menganalisis contoh asesmen literasi membaca dan numerasi pada Asesmen Kompetensi Minimum.

Apa tujuan program Guru Belajar seri Asesmen Kompetensi Minimum?

  1. Memahami konsep Asesmen Nasional.
  2. Memahami bentuk pelaksanaan Asesmen Nasional.
  3. Menganalisis contoh asesmen literasi membaca pada Asesmen Kompetensi Minimum.
  4. Menganalisis contoh asesmen numerasi pada Asesmen Kompetensi Minimum.
  5. Membaca dan menindaklanjuti laporan hasil Asesmen Kompetensi Minimum.
  6. Melakukan pengimbasan dengan mengajak rekan guru yang lain untuk mengikuti program Guru Belajar seri Asesmen Kompetensi Minimum.

Siapa saja yang bisa menjadi peserta program Guru Belajar seri Asesmen Kompetensi Minimum?

  1. Semua Guru SD, SMP dan SMA/SMK.
  2. Kepala Sekolah SD, SMP dan SMA/SMK.
  3. Pengawas SD, SMP dan SMA/SMK.
  4. Semua Guru SDLB, SMPLB, dan SMALB.
  5. Kepala Sekolah SDLB, SMPLB, dan SMALB.
  6. Peserta yang berasal dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sederajat SD, SMP, SMA/SMK.
  7. Telah memiliki Akun SIMPKB.

Apa serunya belajar bersama di program Guru Belajar seri Asesmen Kompetensi Minimum?

Selasa, 05 Januari 2021

Cara Backup dan Restore Database EDS 2020 Covid-19


Hallo teman-teman Operator Sekolah, kali ini saya akan bagikan bagaimana langkah-langkah melakukan Backup Database EDS2020 Covid-19. 

Backup Database dilakukan untuk mencegah hasil pengisian kuisioner yang dilakukan oleh responden hilang oleh karena suatu hal. Misalnya komputer/laptop teman-teman rusak dan lain sebagainya, sehingga teman-teman harus menginstal ulang komputer/laptop atau juga menginstal ulang Aplikasi EDS, dan yang terpenting dengan melakukan backup database responden tidak perlu mengulang mengisi kuisioner kembali.

Sedangkan Restore berfungsi untuk meletakkan kembali Database tersebut ketempat asalnya, jika komputer/laptop teman-teman sudah normal, atau teman-teman telah melakukan instal ulang aplikasi EDS nya.

CARA BACKUP DATABASE EDS YANG TELAH DIKERJAKAN

  1. Klik Star kemudian ketik Services

2. Kemudian cari dan klik PMPDB dan PMPWebsrv lalu klik Stop pada Service Local


3. Kemudian masuk ke data C:\Program Files (x86)\EDS2020Covid19


4. Klik kanan folder database - Klik copy, kemudian paste di drive D atau Harddisk Eksternal anda.

5. Tunggu hingga proses penyalinan selesai

CARA RESTORE DATABASE EDS2020 COVID-19

Mengatasi Gagal Hitung Rapor Mutu EDS COVID-19 (Proses Berhenti ditahap 3)


Berikut ini adalah solusi yang bisa anda lakukan jika gagal melakukan hitung rapor mutu, referensi ini diambil dari beberapa sumber :

  1. Instalasi ulang Aplikasi EDS anda dengan Aplikasi EDS Covid-19 2020.A
  2. Clear history browser
  3. Buka Aplikas EDS dan lakukan registrasi
  4. Login menggunakan Akun Operator Sekolah
  5. Dibagian beranda klik Restore Data dan Hitung Total Kemajuan
  6. Lakukan perhitungan Rapor Mutu dengan cara Klik Menu Hitung Rapor Mutu

Tanya Jawab Tujuan Asesmen Nasional


Apa itu Asesmen Nasional ?

Asesmen Nasional adalah program penilaian mutu sekolah,madrasah dan sederajat, yang dilihat dari hasil belajar murid dengan pengukuran (literasi, Numerasi dan karakter) juga kualitas KBM dan memotret iklim sekolah yang mendukung pembelajaran dengan alat ukur : Asesmen kompetensi minimal(AKM), survery karakter,Survey Lingkungan Belajar.

Mengapa perlu diadakan asesmen Nasional ?

Asesmen Nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid. 


Asesmen Nasional menghasilkan informasi untuk memantau :

Begini Cara Hitung Rapor Mutu 2020 Agar Berhasil

Sahabat Operator dimanapun anda berada, pada kesempatan kali ini indahnya berbagi akan berbagi informasi tentang cara menghitung rapor mutu sekolah dan sinkronisasi hasil rapor mutu agar berhasil terkirim ke server pusar

Pertama-tama pastikan Aplikasi EDS yang terinstal adalah EDS versi 2020.A dan pastikan juga Aplikasi Dapodik teman-teman sudah yang versi 2021.B

Jika semua sudah sesuai, lanjutkan dengan menjalankan langkah-langkah berikut :

Bersiaplah Berikut Jadwal Seleksi PPPK Guru Tahun 2021

Berdasarkan Keputusan Mendikbud tentang diskusi dengan pemerintah daerah mengenai seleksi PPPK atau P3K Guru Tahun 2021.

Rekrutmen PPPK Guru tahun 2021 telah diagendakan oleh Kemendikbud dan masih dalam tahap prosesnya, rekrutmen ini diperuntukkan bagi:
  1. Guru honorer THK-2 sesuai dengan database di Badan Kepegawaian Negara/ BKN
  2. Lulusan Pendidikan Profesi Guru yang saat ini tidak mengajar sebagai guru, dan
  3. Guru honorer yang terdaftar di Dapodik per-30 Juni 2020 (tidak diwajibkan harus memiliki NUPTK)
Rencana Pelaksanaan Seleksi PPPK (P3K) Guru pada tahun 2021

Berdasarkan buku panduan diskusi dengan Pemerintah Daerah mengenai Seleksi Guru PPPK tahun 2021 di ringkas menjadi 5 bagian diantaranya : 1. Pengajuan Formasi; 2. Pendaftaran; 3. Ujian Seleksi; 4. Penempatan; dan 5. Pemberkasan.

1. PENGAJUAN FORMASI

Untuk Pengajuan Formasi di bagi kedalam 4 tahap diantaranya adalah sebagai berikut :

Rabu, 27 Maret 2019

Ingin Jadi Duta Rumah Belajar? Berikut Ini Caranya


Sahabat dikbud di seluruh Indonesia, sudah tahukah anda jika saat ini ada sebuah program bernama Duta Rumah Belajar?

Jika sahabat belum mengetahuinya, alangkah baiknya menyimak baik-baik informasi berikut. Barangkali nanti sahabat tertarik untuk mengikuti. Sebab banyak manfaat dan keuntungan yang dapat diperoleh.


Saya sendiri mengetahui informasi adanya program Duta Rumah Belajarmelalui fanpage resmi Pustekkom Kemdikbud.

Apabila anda ingin mengecekanya secara langsung boleh saja, silahkan ketikkan Pustekkom Kemdikbud di fitur pencarian Facebook, nanti akan muncul berbagai informasi terkait dengan dunia pendidikan. Salah satunya pemberitahuan tentang Duta Rumah Belajar.

Apa itu Program Duta Rumah Belajar?


Rabu, 27 Februari 2019

UJIAN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER (UNBK)

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.

Penyelenggaraan UNBK pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hasil penyelenggaraan UNBK pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Selanjutnya secara bertahap pada tahun 2015 dilaksanakan rintisan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 556 sekolah yang terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 379 SMK di 29 Provinsi dan Luar Negeri. Pada tahun 2016 dilaksanakan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 4382 sekolah yang tediri dari 984 SMP/MTs, 1298 SMA/MA, dan 2100 SMK. Jumlah sekolah yang mengikuti UNBK tahun 2017 melonjak tajam menjadi 30.577 sekolah yang terdiri dari 11.096 SMP/MTs, 9.652 SMA/MA dan 9.829 SMK. Meningkatnya jumlah sekolah UNBK pada tahun 2017 ini seiring dengan kebijakan resources sharing yang dikeluarkan oleh Kemendikbud yaitu memperkenankan sekolah yang sarana komputernya masih terbatas melaksanakan UNBK di sekolah lain yang sarana komputernya sudah memadai.

Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).

PERSYARATAN UNBK


  1. Menyediakan sarana komputer dengan spesifikasi (minimal) sebagai berikut:
  1. Server
    • PC/Tower/Desktop (bukan laptop)
    • Processor 4 core dan clock rate minimal 1.6 GHz (64 bit)
    • RAM 8 GB, DDR 3
    • Harddisk 250 GB
    • Operating System (64 bit): Windows Server/Windows 8/Windows 7 /Linux Ubuntu 14.04
    • LAN CARD (NIC) 2 unit support GigaByte
    • UPS (tahan 15 menit)
    • Jumlah server mengikuti rasio 1:40 (1 server maksimal untuk 40 client)
    • Cadangan 1 server.
  2. Client
    • PC atau Laptop
    • Monitor minimal 11 inch
    • Processor minimal single core
    • RAM minimal 512 MB
    • Operating System: Windows XP/Windows 7/Windows 8/ LINUX / MAC / Chrome OS
    • Web Browser: Exambro versi terbaru
    • Hardisk minimal tersedia 10 GB (free space)
    • LAN Card
    • Jumlah client mengikuti rasio 1:3 (1 client untuk 3 peserta)
    • Cadangan minimal 10%.
    • Headset/earphone (untuk ujian listening SMA/MA dan SMK)
  1. Jaringan area lokal (Local Area Network - LAN):
  • Switch 10/100/1000 Mbps dengan jumlah port sesuai dengan jumlah komputer pada setiap setiap server.
  • Setiap server harus memiliki switch sendiri (tidak digabung dengan server lain).

Kamis, 10 Maret 2016

Kembali Nge Blog

Setelah sekian lama vakum dan tidak menulis, kini keinginan itu timbul kembali rindu dengan yang namanya berbagi, kira-kira apa hal terbaru yang akan dibagikan? Jangan kemana-mana DISINI AJA !!!