Facebook, twitter dan situs jejaring
sosial yang lainnya saat ini merupakan aplikasi teknologi yang sedang digemari
kalangan remaja termasuk juga anak-anak. Dengan situs jejaring ini kita dapat
memperluas pertemanan baik secara kekerabatan maupun dengan masyarakat luas,
bukan hanya dalam ruang lingkup lingkungan tempat tinggal saja tetapi dari
berbagai macam kalangan, lingkungan maupun status sosial. Hal tersebut menjadi
suatu keharusan bagi remaja untuk memilikinya.
Dengan adanya hal tersebut situs jejaring
sosial ini mengakibatkan dampak yang positif maupun negatif. Dampak positif
dari jejaring sosial diantaranya sebagai sarana untuk mempromosikan iklan yang
belakangan ini disebut jual beli online, ada pula yang membuat grup atau
komunitas untuk bertukar informasi dan juga memperluas pertemanan. Selain itu
jejaring sosial juga dapat mempertemukan tali persaudaraan yang sudah lama
tidak bertemu atau sempat putus.
Dampak negatif jejaring sosial bagi remaja
dan anak-anak adalah dengan situs jejaring sosial yang mereka miliki mereka
akan merasa kecanduan dan tidak mengenal waktu karena mereka harus update
terhadap situs jejaring sosial yang mereka miliki. Belakangan ini marak kasus
penculikan terhadap gadis remaja setelah berkenalan lewat jejaring sosial, ada
pula yang melarikan diri atau kabur dari rumah setelah berkomunikasi dengan
teman jejaring sosialnya. Dampak negatif situs jejaring sosial juga nampak
dalam perubahan sikap yang ditunjukan setelah remaja tersebut kecanduan
jejaring sosial diantaranya mereka menjadi malas karena terlalu asyik dengan
jejaring sosial, mereka juga lupa akan kewajiban mereka sebagai pelajar. Selain
itu mereka juga akan bersikap egois, tidak peduli dengan lingkungan sekitar
karena waktu yang mereka miliki dihabiskan untuk internet. Adapun solusi yang
dapat mengatasi dampak negatif jejaring sosial tersebut adalah :
1. Membatasi waktu mengakses jejaring sosial dengan mencari kesibukan yang
positif.
2. Bersikap waspada dan tidak mudah percaya terhadap orang yang baru
kita kenal.
3. Menggunakan bahasa dan perkataan yang sopan dalam menggunakan jejaring
sosial.
4. Tidak lupa bersosialisasi di kehidupan nyata agar tidak terpengaruh
terhadap dunia maya.
Maka dari itu perlu ada peranan dan
kesadaran dari berbagai pihak untuk membina generasi penerus bangsa agar tidak
terpengaruh terhadap hal yang merugikan dan melanggar norma masyarakat.


Tidak ada komentar:
Write komentar